Tampilkan postingan dengan label membangun Databases. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membangun Databases. Tampilkan semua postingan

Database atau basisdata adalah sekumpulan file atau data yang saling berhubungan dengan satu object,atau kasus tertentu. Untuk itu kita harus membuat database yang salah satuny adalah dengan menggunakan Microsoft access.
Contoh langkah-langkah pembuatan databaseuntuk aplikasi perpustakaan menggunakan Microsoft access:

    1. Merancang struktur table
    Sebelum kita merancang database,kita harus merancang tabelnya terlebih dahulu.
    Disini kita akan membuat contoh sederhananya saja,untuk itu kita membuat tiga table yaitu table anggota,table buku dan table transaksi dengan ketentuan sebagai berikut:
      • Table anggota
      Field Type Data keterangan
      id_anggota Text(5) Primary key
      nama_anggota Text(15)
      alamat Text(15)
      np_telp Text(12)

      • Table buku
      Field Type Data keterangan
      id_buku Text(5) Primary key
      Judul_buku Text(15)
      Nama_pengarang Text(15)
      Tahunterbit Text(4)
      Status_buku Yes/no

      • Table transaksi
      Field Type Data keterangan
      No_pinjam Text(5) Primary key
      Id_anggota Text(15)
      Id_buku Text(15)
      tanggalpinjam Date/time
      Tanggal_kembali Date/time

    2. Pembuatan database
    Utuk membuat database perpustakaan.mdb maka:
      1) Pilihlah program Microsoft access melalui Start-program-microsoft access










      2) Setelah masuk Microsoft access maka pilih blank databas







      3) Simpan pada directory yang telah anda tentukan dan berinama missal perpustakaan.mdb















      4) Setelah database terbenruk,buat table-table berdasarkan struktur-struktur yang telah dibuat








Primary key atau kunci primer dalam sebuah table berfungsi untuk mencegah terjadinya pengulangan data. Selain itu primary key juga digunakan untuk dihubungkan dengan table lain yang mempunyai relasi. Sedangkan Foreign key digunakan untuk menghubungkan table ke table yang memiliki relasi terhadap table tersebut.
Contoh: kita mempunyai table buku deangan field kode_buku(primary key),judul dan kita juga mempunyai table transaksi deangan field no_transaksi (primary key),kode_buku(foreign key),judul maka kode_buku adalah sebagai foreign key yang mereferensi table buku

Ada beberapa cara mengakses database:

    1. Client mengakses langsung

    Pada cara ini ketika kita maminta data maka semua data dari database akan semua database akan dikirim ke client.


    2. Akses melalui server

    Aplikasi akan mengirim suatu query kedatabase server sehingga hanya data yang dibutuhkan saja yang dikirim ke client. Access data lebih cepat karena user langsung meminta pada database server sehingga memory yang dibutuhkan relative kecil.


    3. Akses melalui software koneksitas


    Aplikasi akan mengirim query ke middleware (penerjemah) lalu query tersebut akan dikirim kedatabase server. Contoh Mysql,Ms,SQL Server,Interbase,Oracle,Infomix,DB2,dBase,Ms.Access.
    Middleware yang sering dipakai dalam pemrograman adalah ODBC(Open Database Connectivity),BDE(Borland Database Engine) dan JDBC(Java Database Connectivity).

Field atau kolom(coloumn) harus memiliki type data.
Sifat dari field adalah:

    1. Berfungsi sabagai PRIMARY KEY

    Contoh: kode_buku adalah primary key table karyawan

    2. Berfungsi sebagai FOREIGN KEY

    Foreign key dari sebuah teble akan mereferensi atau mengacu ketable lain sehingga kedua table tersebutsaling berhubungan satu sama lain. Foreign key akan mereferensi ke primary key table lain. Foreign key biasanya digunakan untuk menghindari adanya kesalahan dalam menginput data. Misal,seorang user menginputkan kode_buku(priymary key) 10,padahal dalam database tidak ada kode tersebut maka database akan menolak. Foreign key juga berfungsi untuk mencegah terjadinya manipulasi data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.



    3. Unik

    4. AutoIncrement

    Ada field-field tertentu yang tidak perlu kita isi tetapi system akan memasukan data ke field tersebut,misalnya nomor urut. System akan memasukkan nomor urut secara otomatis dan akan bertambah nilainya.



    5. Memiliki nilai default

    Jika kita tidak mengisikan data ke field dalam table,maka kita bias mamberikan nilai default.



    6. Autocompute

    Database akan melakukan perhitungan secara otomatis.



    7. NullAble

    NullAble(null) maka field boleh dikosongkan.

Dalam menggunakan Query,ada beberapa hal yang harus kita ketahui yang menjadi aturan dalam SQL diantaranya adalah:

    1. Incasesensitive
    Artinya huruf besar dan huruf kecil dibedakan

    2. Penulisan Query
    Query bias ditulis satu baris penuh atau dipisah perbaris(untuk query yang panjang)

    3. Kata kunci dalam SQL
    Keyword merupakan kata yang dipakai oleh system seperti CREATE. Sedangkan Identifier merupakan nama variable ataupun identifier lainnya.