Tampilkan postingan dengan label DML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DML. Tampilkan semua postingan

Primary key atau kunci primer dalam sebuah table berfungsi untuk mencegah terjadinya pengulangan data. Selain itu primary key juga digunakan untuk dihubungkan dengan table lain yang mempunyai relasi. Sedangkan Foreign key digunakan untuk menghubungkan table ke table yang memiliki relasi terhadap table tersebut.
Contoh: kita mempunyai table buku deangan field kode_buku(primary key),judul dan kita juga mempunyai table transaksi deangan field no_transaksi (primary key),kode_buku(foreign key),judul maka kode_buku adalah sebagai foreign key yang mereferensi table buku

Field atau kolom(coloumn) harus memiliki type data.
Sifat dari field adalah:

    1. Berfungsi sabagai PRIMARY KEY

    Contoh: kode_buku adalah primary key table karyawan

    2. Berfungsi sebagai FOREIGN KEY

    Foreign key dari sebuah teble akan mereferensi atau mengacu ketable lain sehingga kedua table tersebutsaling berhubungan satu sama lain. Foreign key akan mereferensi ke primary key table lain. Foreign key biasanya digunakan untuk menghindari adanya kesalahan dalam menginput data. Misal,seorang user menginputkan kode_buku(priymary key) 10,padahal dalam database tidak ada kode tersebut maka database akan menolak. Foreign key juga berfungsi untuk mencegah terjadinya manipulasi data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.



    3. Unik

    4. AutoIncrement

    Ada field-field tertentu yang tidak perlu kita isi tetapi system akan memasukan data ke field tersebut,misalnya nomor urut. System akan memasukkan nomor urut secara otomatis dan akan bertambah nilainya.



    5. Memiliki nilai default

    Jika kita tidak mengisikan data ke field dalam table,maka kita bias mamberikan nilai default.



    6. Autocompute

    Database akan melakukan perhitungan secara otomatis.



    7. NullAble

    NullAble(null) maka field boleh dikosongkan.

Setelah kebutuhan dikumpulkan,analisis terhadap kebutuhan analisis dilakukan dengan beberapa alat (tools)seperti :

1. DFD(Data Flow Diagram)

DFD memberi gambaran bagaimana data berubah sejalan dengan alirannya dalam sistem dan menggambarkan fungsi-fungsi yang mengubah data-data

2. ERD(Entity Relationship Diagram)

Menggambarkan relasi object-object data

3. STD(State Trantition Diagram)

Menggambarkan bagaimana kerja system melalui kondisi(state) dan kejadian yang menyebabkan kondisi berubah. STD juga menggambarkan aksi yang dilakukan karena kejadian tertentu.

Data Maniplation Language(DML) adalah bahasa yang berhubungan dengan manipulasi data
pada tabel,record. Misal:
  1. Memasukkan Data (ISERT)
    INSERT INTO … VALUE...
    Contoh:

    • INSERT INTO NASABAH (ID_NASABAH,NAMA_NASABAH,ALAMAT_NASABAH) VALUE ('1','Anisa Indriawati','Srumbung Magelang')

    • INSERT INTO NASABAH VALUE ('1','Anisa Indriawati','Srumbung Magelang')


  2. Semua record semua field
    SELECT * FROM tabel
    Contoh:

    SELECT * FROM NASABAH

  3. Semua record, field tertentu
    SELECT field1, field2,… FROM tabel
    Contoh:

    SELECT ID_NASABAH,nama FROM NASABAH
  4. Menyaring data (filtering)
    Agar data yang diambil sesuai dengan kebutuhan (pada contoh diambil semua field)

    • Dengan 1 kriteria/kondisi
      SELECT * FROM tabel WHERE kondi
      Catatan :
      Kondisi = field [ =,>,<,>=,<=,!=] kunci [ ] = pilih salah satu dari operator relasi Field : nama field dimana data disaring Kunci : nilai/data sebagai kunci penyaringan. Contoh :
      SELECT * FROM NASABAH WHERE nama=”Nadine”

    • Dengan >1 kriteria/kondisi
      SELECT * FROM tabel WHERE kondisi1 {AND,OR,XOR,NOT} kondisi2
      Catatan:
      { } : opeartor logika
      Contoh :
      SELECT * FROM NASABAH WHERE nama=”Nadine” OR ID_NASABAH=”2”

    • Menyaring data dengan karakter tengah
      SELECT * FROM tabel WHERE field LIKE “%kunci%”
      Keterangan:
      % : wildcard/ diabaikan
      %kunci : karakter didepan kunci diabaikan
      Kunci% : karakter dibelakang kunci diabaikan
      %kunci%:karakter didepan dan dibelakang kunci diabaikan
      Contoh:

      SELECT * FROM NASABAH WHERE NAMA LIKE “%ra%”


  5. Pengurutan

    SELECT * FROM tabel1 .... ORDER BY field ASC/DESC

    • …..: jenis tabel dapat tabael tunggal maupun berrelasi
    • Field : kunci pengurutan
    • ASC : urut naik –default DSC : urut turun

    • Contoh:
      SELECT ID_NASABAH,NAMA FROM NASABAH ORDER BY NAMA

  6. Summarizing/perhitungan/Recapitulation
    Yakni untuk perhitungan baik yang bersifat statistik, penjumlahan , dan lain sebagainya
    • Menghitung jumlah record
      SELECT COUNT(*) FROM tabel [kondisi] [relasi]
      Keterangan:
      [kondisi] dan [relasi] : bila diperlukan
      Contoh:
      SELECT COUNT(*) FROM NABAH
      SELECT count (ID_NASABAH),NAMA from NASABAH group by NAMA

    • Menjumlah suatu field
      SELECT SUM(field) FROM tabel [kondisi] [relasi] Contoh :
      SELECT SUM(SALDO) FROM REKENING

    • Menghitung rata-rata
      SELECT AVG(field) FROM tabel [kondisi] [relasi]
      Contoh :
      SELECT AVG(SALDO) FROM REKENING

    • Mengetahui data/nilai maksimum/minimum

      SELECT MAX(field) FROM tabel [kondisi] [relasi] atau
      SELECT MIN(field) FROM tabel [kondisi] [relasi]

      Contoh:
      SELECT MAX(SALDO) FROM REKENING

  7. Pengelompokan
    • Pengelompokkan dengan GROUP BY
      SELECT * FROM tabel GROUP BY field
      • Mengelompokkan atas dasar field tertentu, dan record hanya muncul 1 kali
      • Banyak digunakan untuk keperluan summarizing
    • HAVING digunakan untuk filter hasil dari pengelompokkan
      SELECT * FROM tabel GROUP BY field HAVING kondisi